Pengaruh Dukungan Keluarga Terhadap Tingkat Kepatuhan Minum Obat Pasien Tuberkulosis Paru Puskesmas Kecamatan Tenggarong

The Influence of Family Support on the Level of Medication Compliance of Pulmonary Tuberculosis Patients at the Tenggarong District Health Center

Authors

  • Agustiqori Al-Mubarak Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda Author
  • Diana Kurnia Apriani Program Studi Farmasi, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda, Samarinda, Indonesia Author
  • M. Yudha Pratama 1Program Studi Farmasi, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda, Samarinda, Indonesia Author
  • M. Wahyu Ariawan Program Studi Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia Author
  • Dalifa Ramadhani 2Program Studi Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia Author
  • Muh. Deni Kurniawan 2Program Studi Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia Author
  • Debi Dinha Octora 2Program Studi Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.30872/jsk.v6i3.940

Keywords:

Family support, Pulmonary Tuberculosis Patients, Tenggarong Health Center

Abstract

Tuberkulosis (TB) masih menjadi penyebab utama kematian di dunia, dan keberhasilan pengobatannya sangat bergantung pada kepatuhan pasien. Karena ketidakpatuhan sering terjadi, penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh dukungan keluarga terhadap kepatuhan minum obat pada pasien TB paru. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh dukungan keluarga terhadap kepatuhan minum obat pada pasien TB paru di Puskesmas Kecamatan Tenggarong. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional dan pendekatan prospektif, melibatkan 60 pasien TB paru yang dipilih melalui teknik accidental sampling. Instrumen penelitian terdiri atas kuesioner demografi, kuesioner dukungan keluarga, dan Morisky Medication Adherence Scale-8 (MMAS-8) untuk menilai tingkat kepatuhan pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memperoleh dukungan keluarga yang baik (95%) dan memiliki tingkat kepatuhan tinggi (86,67%). Uji chi-square menunjukkan hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dan kepatuhan minum obat (p = 0,000), sedangkan analisis multivariat dengan Principal Component Analysis (PCA) juga memperkuat adanya korelasi positif antara kedua variabel tersebut.

References

[1] Global Tuberculosis Report 2020, 1st ed. Geneva: World Health Organization, 2020.

[2] P. Pameswari, A. Halim, and L. Yustika, “Tingkat Kepatuhan Penggunaan Obat pada Pasien Tuberkulosis di Rumah Sakit Mayjen H. A Thalib Kabupaten Kerinci.,” J.Sains.Far.Klin, vol. 2, no. 2, p. 116, July 2016, doi: 10.29208/jsfk.2016.2.2.60.

[3] A. Widiyanto, “Hubungan Kepatuhan Minum Obat Dengan Kesembuhan Pasien Tuberkulosis Paru BTA Positif Di Puskesmas Delanggu Kabupaten Klaten,” Interest, vol. 6, no. 1, May 2017, doi: 10.37341/interest.v6i1.71.

[4] W. Warjiman, B. Berniati, and E. Er Unja, “HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP KEPATUHAN MINUM OBAT PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI PUSKESMAS SUNGAI BILU,” JKSI, vol. 7, no. 2, pp. 163–168, Aug. 2022, doi: 10.51143/jksi.v7i2.366.

[5] M. Murwanti, “STUDI FENOMENOLOGI : DUKUNGAN TERHADAP KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PENDERITA TUBERCULOSIS DENGAN MULTIDRUG-RESISTANT,” delima, vol. 8, no. 1, pp. 12–20, Feb. 2021, doi: 10.31935/delima.v8i1.106.

[6] D. Purwaningsih, W. Aliyanto, A. Muslim, A. Fikri, and B. Murwanto, “EVALUASI PROGRAM PENANGGULANGAN TB PARU,” . Juni, vol. 4, no. 2, 2024.

[7] H. Yasni, R. Rasima, N. Usrina, and P. Raisah, “Faktor Resiko Merokok terhadap Tuberkulosis Studi Kasus di Wilayah Kerja Puskesmas Ladang Tuha Aceh Selatan,” Mal Nurse J., vol. 6, no. 12, pp. 5170–5178, Dec. 2024, doi: 10.33024/mnj.v6i12.16850.

[8] I. Samsugito, “HUBUNGAN JENIS KELAMIN DAN LAMA KONTAK DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS PARU DI RUMAH SAKIT A. WAHAB SJAHRANIE SAMARINDA,” vol. 1, no. 1, 2018.

[9] B. Widiati and M. Majdi, “ANALISIS FAKTOR UMUR, TINGKAT PENDIDIKAN, PEKERJAAN, DAN TUBERKULOSIS PARU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KORLEKO, KABUPATEN LOMBOK TIMUR,” 2021.

[10] R. Istiqomah and N. Naryati, “Hubungan Pengetahuan Pasien dan Dukungan Keluarga terhadap Kepatuhan Minum Obat pada Penderita Tuberkulosis di Puskesmas Padurenan Mustikajaya Kota Bekasi,” Mal Nurse J., vol. 5, no. 5, pp. 1440–1452, May 2023, doi: 10.33024/mnj.v5i5.9492.

[11] S. Sibua and G. I. V. Watung, “Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Berobat Penderita Tuberkulosis di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur,” JA, vol. 7, no. 3, p. 1443, Sept. 2021, doi: 10.37905/aksara.7.3.1443-1450.2021.

[12] S. Suwanto, R. Rusdi, and S. Kori Pasola, “HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT ANTI TUBERKULOSIS (OAT) PADA PENDERITA PENYAKIT TUBERKULOSIS PARU DI PUSKESMAS MARIDAN KABUPATEN PENAJAM PASER UTARA,” JKW, vol. 5, no. 2, pp. 62–71, Nov. 2024, doi: 10.35728/jkw.v5i2.1614.

[13] A. R. Sari, H. Purwanto, and A. Y. A. B. Rofi’i, “GAMBARAN KEBERHASILAN PENGOBATAN PADA PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI PUSKESMAS SEMANDING,” Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia, vol. 6, no. 2, p. 106, July 2022, doi: 10.52020/jkwgi.v6i2.3374.

[14] G. Aulia, R. Rafie, Z. Mandala, and D. Hermawan, “HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN TUBERKULOSIS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KEDATON BANDAR LAMPUNG,” J.MedHealth, vol. 10, no. 8, pp. 2644–2650, Aug. 2023, doi: 10.33024/jikk.v10i8.11700.

[15] M. D. Padmawati and L. G. Pradnyawati, “Hubungan Dukungan Keluarga terhadap Kepatuhan Minum Obat Penderita Tuberculosis Paru di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Kuta Selatan,” vol. 4, no. 2, 2024.

[16] R. Dwiningrum, M. Pratiwi, N. A. Nabila, and F. Erlina, “HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PENDERITA TUBERKULOSIS DI KLINIK HARUM MELATI PRINGSEWU 2023”.

[17] D. Butar-Butar, R. J. Laia, M. A. Silitonga, and L. Arnisa, “Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien TB Paru Di Wilayah Kerja Puskesmas Singosari Tahun 2024,” 2024.

[18] N. E. Fitriani, T. Sinaga, and A. Syahran, “Hubungan Antara Pengetahuan, Motivasi Pasien dan Dukungan Keluarga Terhadap Kepatuhan Minum Obat Anti Tuberkulosis (OAT) Pada Penderita Penyakit TB Paru BTA (+) di Puskesmas Pasundan Kota Samarinda,” kes.uwi.j.kesehat.masy., vol. 5, no. 2, pp. 124–134, Mar. 2020, doi: 10.24903/kujkm.v5i2.838.

[19] T. Wiyati, M. Maifitrianti, and A. R. Nabilla, “Karakteristik yang terkait dengan Pengetahuan dan Kepatuhan Minum Obat Pasien Tuberkulosis Paru di RSUD Raja Ahmad Tabib Tanjung Pinang,” J. Islamic Pharm., vol. 9, no. 2, pp. 92–96, Dec. 2024, doi: 10.18860/jip.v9i2.29829.

[20] O. T. Kusmiyani, H. Hermanto, and K. Rosela, “Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Minum Obat Anti Tuberkulosis pada Pasien TB Paru di Puskesmas Samuda dan Bapinang Kotawaringin Timur: Analysis of Factors Related to Compliance with Taking Anti-Tuberculosis Drugs in Pulmonary TB Patients at Samuda and Bapinang Health Centers East Kotawaringin,” J Surya Medika, vol. 10, no. 1, pp. 139–151, Apr. 2024, 10.33084/jsm.v10i1.7165.

Published

2025-11-29

Issue

Section

Articles

How to Cite

[1]
A. Al-Mubarak, “Pengaruh Dukungan Keluarga Terhadap Tingkat Kepatuhan Minum Obat Pasien Tuberkulosis Paru Puskesmas Kecamatan Tenggarong: The Influence of Family Support on the Level of Medication Compliance of Pulmonary Tuberculosis Patients at the Tenggarong District Health Center”, J. Sains. Kes, Nov. 2025, doi: 10.30872/jsk.v6i3.940.

Similar Articles

81-90 of 91

You may also start an advanced similarity search for this article.