Penggunaan Aplikasi Edukasi Seksual dalam Mendukung Sustainable Development Goals 2030

Usage of Sexual Education Applications for Sustainable Development Goals, 2030

Authors

  • Dhani Wijaya Program Studi Farmasi, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, Malang, Indonesia Author
  • Humaira Ramzi Program Studi Farmasi, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, Malang, Indonesia Author https://orcid.org/0000-0002-0476-9058
  • Azian Firman Saputra Program Studi Farmasi, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, Malang, Indonesia Author
  • Ilmiyatul Muhimmah Program Studi Farmasi, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, Malang, Indonesia Author https://orcid.org/0009-0005-2420-3667

DOI:

https://doi.org/10.30872/jsk.v5i2.p236-242

Keywords:

Aplikasi Edukasi Seksual, Kesehatan Reproduksi, HIV/AIDS

Abstract

Peningkatan informasi kesehatan reproduksi dan seksual serta pengetahuan mengenai Human Immunodeficiency Virus dan Acquired Immune Deficiency Syndrome pada remaja merupakan salah satu target Sustainable Development Goals 2030. Penggunaan aplikasi edukasi seksual membantu edukasi terkait kesehatan seksual dan reproduksi yang mendukung pencapaian target tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pengaruh aplikasi edukasi kesehatan seksual terhadap pengetahuan remaja dan penurunan prevalensi Human Immunodeficiency Virus/ Acquired Immune Deficiency Syndrome dalam kaitannya untuk mendukung Sustainable Development Goals 2030. Penelitian ini merupakan studi literatur atas artikel yang terbit NCBI, Google Scholar dan PubMed. Kata kunci yang digunakan dalam pencarian artikel adalah: sex education, application android, Human Immunodeficiency Virus/ Acquired Immune Deficiency Syndrome dan reproduction health. Kriteria inklusi meliputi artikel terbitan 2016-2020, berbahasa Inggris atau Indonesia, original article, dapat diakses secara lengkap, gratis dan isi naskah relevan dengan topik penelitian. Review article dan duplikasi jurnal dikeluarkan dari penelitian. Dalam penelitian ini, sepuluh dari 1250 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Berdasarkan tinjauan artikel diketahui bahwa aplikasi edukasi seksual dapat meningkatkan pemahaman remaja terkait kesehatan reproduksi, seksualitas yang sehat, memperbaiki sikap dan perilaku seksual serta menurunkan prevalensi Human Immunodeficiency Virus/ Acquired Immune Deficiency Syndrome. Hal ini mendukung tercapainya Sustainable Development Goals 2030.

References

Pendse, et al. 2016. HIV/AIDS in the South-East Asia Region: Progress and Challenges. Journal of Virus Eradication. 2 (Supplement 4). 1–6.

Kementerian Kesehatan RI. 2015. Posisi pencapaian SDGs Indonesia. https://kespel.kemkes.go.id/news/news_public/detail/37.

Maimunah, S. 2019. Importance of Sex Education from the Adolescents’ Perspective: A Study in Indonesia. Open Journal for Psychological Research. 3(1). 23–30. https://doi.org/10.32591/coas.ojpr.0301.03023m.

Buyens. 2001. Web Database Development. Jakarta: Elex Media Komputindo.

Dwitiyanti. 2020. Using the ADDIE Model in the Development of Physics Unit Conversion Application Based on Android as Learning Media. Formatif. Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA, 10 (2). 125-132.

Sudiarto, et al. 2019. Optimalisasi Pendidikan Kesehatan Kepada Remaja Melalui Aplikasi Android Profoteen. Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan. 2(2). 74-79.

Mawardika, T,. Indriani, I,. 2019. Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Remaja tentang Kesehatan Reproduksi Melalui Pendidikan Kesehatan Berupa Aplikasi Layanan Keperawatan Kesehatan Reproduksi Remaja (Lawan Roma) di SMP Wilayah Kerja Puskesmas Bawen Kabupaten Semarang. Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat. 8(2). 99-110.

Okoli dan Schabram. 2010. A Guide to Conducting a Systematic Literature Review of Information Systems Research. Sprouts: Working Papers on Information Systems, 10(26). 1–51.

Dinengsih, Sri, dan Nurzakirah Hakim. 2020. Pengaruh Metode Ceramah dan Metode Aplikasi Berbasis Android Terhadap Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja. Jurnal Kebidanan. 6(4). 515-522. .

Novaeni, Nisa, Dharminto, Farid Agusyahbana, dan Atik Mawarni. 2018. Pengembangan Aplikasi Edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja Berbasis Android Untuk Pembelajaran Biologi di SMA Pius Kabupaten Purworejo Tahun 2017. Jurnal Kesehatan Masyarakat. 6(1). 138-147.

Yusti, Eli, Agus Wijanarka, dan Any Ashari. 2020. Efektivitas Aplikasi Android Kesehatan Reproduksi Remaja Terhadap Perbaikan Perilaku Seksual Pranikah di SMK X Yogyakarta. Journal Health of Studies. 4(1). 96-103

Nuwamanya, Elly, et al. 2020. Effectiveness of A Mobile Phone Application to Increase Access to Sexual and Reproductive Health Information, Goods, and Services Among University Students in Uganda: A Randomized Controlled Trial. Contraception and Reproductive Medicine. 5(31). 1-8.

Djuwitaningsih, S. and Setyowati. 2017. The Development of an Interactive Health Education Model Based on the Djuwita Application for Adolescent Girls. Comprehensive Child and Adolescent Nursing. 40(1).

Brayboy, et al. 2016. Original Study Girl Talk : A Smartphone Application to Teach Sexual Health Education to Adolescent Girls. Journal of Pediatric and Adolescent Gynecology. 30(1). 23- 28.

Ford, E. A. et al. 2020. The Association Between Reproductive Health Smartphone Applications and Fertility Knowledge of Australian Women. BMC Women’s Health. 20(1). 1–10.

Gannon, Brittany, et al. 2020. A Mobile Sexual Health App on Empowerment, Education, and Prevention for Young Adult Men (MyPEEPS Mobile): Acceptability and Usability Evaluation. Journal of Medical Internet Research. 4(4). 1-11.

Cora C, Breuner, MD, MPH, Gerri Mattson. 2016. Sexuality Education for Children and Adolescent. Pediatric, 138 (2).

Published

2025-01-14

How to Cite

Penggunaan Aplikasi Edukasi Seksual dalam Mendukung Sustainable Development Goals 2030: Usage of Sexual Education Applications for Sustainable Development Goals, 2030. (2025). Jurnal Sains Dan Kesehatan, 5(2), 236-242. https://doi.org/10.30872/jsk.v5i2.p236-242

Most read articles by the same author(s)