Uji Efek Hipnotik-Sedatif Rebusan Biji Adas (Foeniculum vulgare) pada Mencit Swiss Webster

Hypnotic-Sedative Effect Test of Fennel Seed Decoction (Foeniculum vulgare) in Swiss Webster Mice

Authors

  • Annisa Rizka Nirmala Program Studi Farmasi, Fakultas Kedokteran, Universitas Mataram, Mataram, Indonesia Author https://orcid.org/0009-0007-0426-8273
  • Luthfi Riza Khalil Program Studi Farmasi, Fakultas Kedokteran, Universitas Mataram, Mataram, Indonesia Author
  • Nur Fadila Fitriana Program Studi Farmasi, Fakultas Kedokteran, Universitas Mataram, Mataram, Indonesia Author
  • Meutia Yusnita Sari Program Studi Farmasi, Fakultas Kedokteran, Universitas Mataram, Mataram, Indonesia Author
  • Elya Nanda Alfiyandhini Program Studi Farmasi, Fakultas Kedokteran, Universitas Mataram, Mataram, Indonesia Author
  • Viona Febyola Refana Doo Program Studi Farmasi, Fakultas Kedokteran, Universitas Mataram, Mataram, Indonesia Author
  • Siti Rahmatul Aini Program Studi Farmasi, Fakultas Kedokteran, Universitas Mataram, Mataram, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.30872/jsk.v6i2.114

Keywords:

Biji Adas, Hipnotik-Sedatif, Insomnia, Uji Rotarod, Waktu Latensi

Abstract

Adas (Foeniculum vulgare) merupakan tanaman yang dimanfaatkan secara empiris sebagai ramuan untuk mengatasi gejala susah tidur (insomnia). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek hipnotik-sedatif rebusan biji adas dengan pembanding obat herbal Lelap® secara in vivo pada mencit Swiss Webster. Efek hipnotik dan sedatif ditentukan dengan uji koordinasi motorik menggunakan alat rotarod test dan dinyatakan sebagai waktu latensi. Penelitian ini menggunakan 12 ekor mencit betina sehat yang dibagi menjadi 2 kelompok kontrol (kontrol negatif air 25 mL/kgBB dan kontrol positif Lelap® 78 mg/kgBB) serta 2 kelompok perlakuan (rebusan biji adas dosis 325 mg/kgBB dan dosis 650 mg/kgBB). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada menit ke-30, rata-rata waktu latensi kelompok kontrol negatif, kontrol positif, rebusan biji adas dosis 325 mg/kgBB dan dosis 650 mg/kgBB secara berturut-turut yaitu 328,33 ± 206,99; 43,33 ± 21,85; 50,67 ± 33,98 dan 51,33 ± 4,19 detik. Analisis statistik (Kruskal Wallis diikuti Mann Whitney) menunjukkan waktu latensi rebusan biji adas tidak berbeda signifikan dengan kontrol positif Lelap® (p>0,05) dan berbeda signifikan dengan kontrol negatif air (p<0,05). Berdasarkan hasil penelitian ini, disimpulkan bahwa rebusan biji adas dosis 325 mg/kgBB dan 650 mg/kgBB memiliki efek hipnotik-sedatif yang setara dengan obat Lelap®, dan dosis 325 mg/kgBB merupakan dosis paling efektif.

References

Nurdin, M. A., Arsin, A. A., & Thaha, R. M, 2018. Kualitas Hidup Penderita Insomnia Pada Mahasiswa, Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 14, (2), 128. https://doi.org/10.30597/mkmi.v14i1.3464

Edison, H., & Nainggolan, O., 2021. Hubungan Insomnia dengan Hipertensi. Buletin Penelitian Sistem Kesehatan, 24, (1), 46–56. https://doi.org/10.22435/hsr.v24i1.3579

Rokhmah, N. N., Yulianita, & Suherlan, M. F. J., 2021. Efek Sari Buah Cherry (Prunus avium (L.) L.) terhadap Efek Sedasi dan Waktu Tidur pada Mencit Putih Jantan The Effects of Cherry (Prunus avium (L.) L.) Juice on Sedative Effect and Sleep Duration in Male White Mice, Pharmaceutical Journal of Indonesia, 18, (1), 76–85.

Katzung, B. G., Masters, S. B., & Trevor, A. J., 2013. Farmakologi Dasar & Klinik Edisi 12, Journal of Chemical Information and Modeling, 53, (9).

Sutardi, M. A. G., 2021. Tata Laksana Insomnia, Jurnal Medika Hutama, 2, (1), 402–406. http://jurnalmedikahutama.com

Samson, E., Ridwan, W. A. H., & Baszary, C. D. U., 2019. Potensi Sedatif-Hipnotik Daun Kayu Galala (Erythrina Lithosperma) Sebagai Kandidat Obat Insomnia. Jurnal Matematika Sains Dan Teknologi, 20, (2), 84–94. https://doi.org/10.33830/jmst.v20i2.166.2019

Oliveira, S. G. D., de Moura, F. R. R., Demarco, F. F., da Silva Nascente, P., Del Pino, F. A. B., & Lund, R. G., 2012. An ethnomedicinal survey on phytotherapy with professionals and patients from Basic Care Units in the Brazilian Unified Health System. Journal of ethnopharmacology, 140, (2), 428-437. https://doi.org/10.1016/j.jep.2012.01.054

Sukandar, E. Y., Pratiwi, B., & Putri, R. A., 2022. Studi Literatur Tumbuhan Indonesia Dengan Aktivitas Hipnotik Sedatif Berdasarkan Khasiat Empiris Dan Data Uji Klinis. Acta Pharmaceutica Indonesia, 47, (1), 29–42. https://doi.org/10.5614/api.v47i1.16974

Suhadi, HP., Wacana, L., dan Bafadal, F., 1990. Pola-Pola Pengobatan Tradisional Daerah Nusa Tenggara Barat. Nusa Tenggara Barat: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Halaman 81-82.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2017. Farmakope Herbal Indonesia Edisi II. Kementerian Kesehatan RI. https://doi.org/10.1201/b12934-13

Sastrawan, I. N., Sangi, M., & Kamu, V., 2013. SKRINING FITOKIMIA DAN UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK BIJI ADAS (Foeniculum vulgare) MENGGUNAKAN METODE DPPH. Jurnal Ilmiah Sains, 13, (2), 110. https://doi.org/10.35799/jis.13.2.2013.3054

Al-Snafi, A. E., 2021. Medicinal plants with anticonvulsant activities with emphasis on their mechanisms of action. International Journal of Biological and Pharmaceutical Sciences Archive, 1, (2), 177–189. https://doi.org/10.30574/ijbpsa.2021.1.2.0045

Behavioral and Fuctional Neuroscience Laboratory, S. (n.d.). STANDARD OPERATING PROCEDURE ROTAROD. In Standard Operating Procedure (pp. 2–3).

Cheng, V. Y., Martin, L. J., Elliott, E. M., Kim, J. H., Mount, H. T. J., Taverna, F. A., Roder, J. C., MacDonald, J. F., Bhambri, A., Collinson, N., Wafford, K. A., & Orser, B. A., 2006. ?5GABAA receptors mediate the amnestic but not sedative-hypnotic effects of the general anesthetic etomidate. Journal of Neuroscience, 26, (14), 3713–3720. https://doi.org/10.1523/JNEUROSCI.5024-05.2006

Deacon, R. M. J., 2013. Measuring motor coordination in mice. Journal of Visualized Experiments?: JoVE, 75, 1–8. https://doi.org/10.3791/2609

Sumarny, R., Rahayu, L., Made, N. I., & Sandhiutami, D., 2013. Efek Stimulansia Infus Lada Hitam ( Piperis nigri fructus ) Pada Mencit ( Stimulant effect of infusion of black pepper ( Piperis nigri fructus ) in mice ). Jurnal Ilmu Kefarmasian Indinesia, 11, (2), 142–146. http://jifi.farmasi.univpancasila.ac.id/index.php/jifi/article/view/208

Novindriani, D., Wijianto, B., & Andrie, M., 2013. Uji Efek Sedatif Infusa Daun Kratom (Mitragyna speciosa) pada Mencit Jantan Galur Balb/c. Jurnal Mahasiswa Farmasi Fakultas Kedokteran UNTAN, 3, (1). https://media.neliti.com/media/publications/193289-ID-none.pdf

Sholehah, L. R., 2013. Penanganan insomnia. E-Jurnal Universitas Udayana, 1–21.

Pakpahan, S. I., 2018. Uji Efek Sedatif Ekstrak Etanol Daun Pegagan (Centella asiatica (l.) Urb) pada Mencit (Mus musculus) dengan Obat Herbal Terstandar Lelap Sebagai Pembanding.

Samson, E., Ridwan, W. A. H., & Baszary, C. D. U., 2019. Potensi Sedatif-Hipnotik Daun Kayu Galala (Erythrina Lithosperma) Sebagai Kandidat Obat Insomnia. Jurnal Matematika Sains Dan Teknologi, 20, (2), 84–94. https://doi.org/10.33830/jmst.v20i2.166.2019

Afriani, S. R., Riyanto, R., & Madang, K., 2016. Pengaruh Ekstrak Daun Sirih (Piper Bettle Linn.)Terhadap Efek Sedasi Mencit (Mus Musculus L.) Dan Sumbangannya Pada Pembelajaran Biologi Sma. Jurnal Pembelajaran Biologi: Kajian Biologi Dan Pembelajarannya, 3, (1), 27–34. https://ejournal.unsri.ac.id/index.php/fpb/article/view/4964

Alnamer, R., Alaoui, K., Bouidida, E. H., Benjouad, A., & Cherrah, Y., 2012. Sedative and hypnotic activities of the methanolic and aqueous extracts of Lavandula officinalis from Morocco. Advances in Pharmacological Sciences. https://doi.org/10.1155/2012/270824

Published

2025-01-14

How to Cite

Uji Efek Hipnotik-Sedatif Rebusan Biji Adas (Foeniculum vulgare) pada Mencit Swiss Webster: Hypnotic-Sedative Effect Test of Fennel Seed Decoction (Foeniculum vulgare) in Swiss Webster Mice. (2025). Jurnal Sains Dan Kesehatan, 6(2), 201-208. https://doi.org/10.30872/jsk.v6i2.114