Analisis Penggunaan E-purchasing pada Pengadaan Obat Esensial di Dinas Kesehatan Kota Pekalongan

Authors

  • Jamaludin Al Jamaludin Efendi Program Studi Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Pekalongan, Pekalongan, Indonesia Author
  • Ekanita Desiani Program Studi Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Pekalongan, Pekalongan, Indonesia Author
  • Amanda Kusumaning Astari Program Studi Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Pekalongan, Pekalongan, Indonesia Author

Keywords:

Puskesmas, Antibiotik, Skrining Resep

Abstract

E-purchasing adalah penyedia sistem elektronik dalam tata cara pembeliaan barang/jasa berdasarkan e-catalogue yang disediakan. Akan tetapi, seiring dengan pemakaiaan e-purchasing ada saja masalah yang bisa timbul diantaranya lamanya pengiriman, kekosongan persediaan, dan tidak terealisasikannya obat sesuai rencana. Oleh karena itu, dilakukan penelitian untuk menganalisa penggunaan e-purchasing pada pengadaan obat esensial di Dinas Kesehatan Kota Pekalongan pada tahun 2018-2020. Penelitian ini dilakukan secara kualitatif dengan pendekatan kuantitatif. Data diambil secara retrospektif di Dinas Kesehatan Kota Pekalongan bagian farmasi pada tahun 2018 – 2020. Lalu data disunting sesuai dengan jenis obat berdasarkan Daftar Obat Esensial Nasional (DOEN) 2019. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan e-purchasing pada pengadaan obat esensial di Dinas Kesehatan Kota Pekalongan berjalan efektif. Pada pengadaan obat melalui e-purchasing  terdapat 89 jenis obat sesuai indikator. Realisasi obat yang sesuai dengan pemesanan yaitu sejumlah 86 jenis obat dengan persentase 96,63%. Sedangkan lead time obat sesuai dengan kesepakatan pada 88 jenis obat atau setara dengan 98,89%. Harga obat mengalami peningkatan pada 20 jenis obat dari 28 jenis obat indikator dengan prosentase 71,43%.  Hambatan yang sering terjadi adalah waktu pengiriman barang, akan tetapi tidak mempengaruhi ketersediaan obat dan selalu mengkonfirmasi kepada penyedia terkait pengiriman barang. Sehingga dapat dikatakan penggunaan e-purchasing ini efektif dan efisien untuk pengadaan obat.

References

K. K. RI, “Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2014 Tentang Pedoman Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional,” Jakarta: Permenkes, 2014, p. 48.

A. Dwiaji, P. Sarnianto, H. Thabrany, and M. Syarifudin, “Evaluasi Pengadaan Obat Publik Pada JKN Berdasarkan Data e-Catalogue Tahun 2014-2015,” J. Ekon. Kesehat. Indones., vol. 1, no. 1, 2016, doi: 10.7454/eki.v1i1.1933.

K. RI, Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No 48 tahun 2013 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Pengadaan Obat dengan Prosedur E-Purchasing Berdasarkan E-Catalogue, no. 58. Jakarta, 2013.

A. Hermiana, Robiyanto, and Nurmainah, “Evaluasi Implementasi Pengadaan Obat Berdasarkan Sistem Katalog Elektronik (E-Catalogue) di Kabupaten Sintang Tahun 2015,” Farmasains, vol. 4, no. 2, pp. 57–63, 2017.

Kusmini, Satibi, and S. Suryawati, “Evaluasi Pelaksanaan E-Purchasing Obat Pada Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Di Jawa Tengah Tahun 2015,” J. Manaj. DAN PELAYANAN Farm. (Journal Manag. Pharm. Pract., vol. 6, no. 4, p. 277, 2016, doi: 10.22146/jmpf.357.

S. W. Andi, A. Ayu Puspandari, and M. Faozi Kurniawan, “Evaluasi Pengadaan Obat dengan E-Purchasing melalui E-Catalogue di Rumah Sakit Jiwa Grhasia Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2017 – 2018,” JKKI, vol. 8, no. 3, pp. 113–120, 2019, [Online]. Available: https://jurnal.ugm.ac.id/jkki/article/view/47800

Sugiyono, Metode Penelitian?: Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D, Cetakan ke. Bandung: Alfabeta, 2015.

A. M. Amiluddin, Sarce Makaba, A.L. Rantetampang, “Analysis of E-Catalogue Drug Procurement with E-Purchasing Method in Papua Barat Province,” Int. J. Sci. Healthc. Res., vol. 4, no. 1, pp. 284–298, 2019, doi: ISSN: 2455-7587.

A. Pratiwi, A. F. Manurung, and J. Sumitra, “Penetapan Kadar Vitamin C Pada Kulit Pisang ( Musa paradisiaca ) dengan Metode Spektrofotometri UV-Visible Tahun 2018,” J. Farm., vol. 2, no. 2, pp. 56–62, 2020.

Published

2024-11-14

How to Cite

Analisis Penggunaan E-purchasing pada Pengadaan Obat Esensial di Dinas Kesehatan Kota Pekalongan. (2024). Jurnal Sains Dan Kesehatan, 5(1), 22-28. https://jsk.ff.unmul.ac.id/index.php/JSK/article/view/336