Pengaruh Sikap Higiene Tidur Terhadap Kejadian Insomnia Pada Mahasiswa Universitas Mulawarman

Authors

  • Adheya Putrindashafa Putrindashafa Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Mulawarman Author
  • Denny J. Rotinsulu Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Mulawarman Author
  • Ika Fikriah Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Mulawarman Author

Keywords:

Insomnia, sikap higiene tidur, insomnia rating scale, sleep hygiene index

Abstract

Kondisi gizi kurang masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Gizi kurang adalah kurangnya asupan energi dan protein dalam periode waktu lama sehingga membawa dampak negatif pada kesehatan anak. Apabila asupan energi dan protein tidak terpenuhi, pencapaian pertumbuhan dan perkembangan salah satunya perkembangan motorik yang baik pada anak dapat terhambat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran status gizi dan perkembangan motorik anak yang ideal pada usia 3-5 tahun di Kelurahan Pulutan, Salatiga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan instrument data status gizi berdasarkan WHO Z-Score, form Denver Developmental Screening Test II (DDST II) 10 Menit serta kuesioner untuk mengumpulkan data lainya berupa data demografi (data orang tua, data anak dan pengukuran antropometri). Kuesioner disebarkan pada 98 anak yang diwakilkan

References

[1] Ahn, D. H. (2013). Insomnia : Causes and Diagnosis. Hanyang Medical Reviews, 33, 203-209.

[2] American Academy of Sleep Medicine. (t.thn.). Insomnia : A Clinical Guide for Health Care Professionals.

[3] Brick, C. A., Seely, D. L., & Palermo, T. M. (2010). Association Between Sleep Hygiene and Sleep Quality of Medical Students. Behavioral Sleep Medicine, 8(2), 113-121.

[4] Budiarto, E. (2012). Biostatistika untuk Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.

[5] Dahlan, M. S. (2009). Besar Sampel dan Cara Pengambilan Sampel dalam Penelitian Kedokteran dan Kesehatan. Jakarta: Salemba Medika.

[6] Dahlan, M. S. (2009). Statistik untuk Kedokteran dan Kesehatan. Jakarta: Penerbit Salemba Medika.

[7] Driver, H., Gottschalk, R., Hussain, M., Morin, C. M., Saphiro, C., & Zyl, L. V. (2012). Insomnia in Adults and Children. Joli Joco Publications Inc.

[8] Eliasson, A. H., Lettieri, C. J., & Eliasson, A. H. (2010). Early to bed, early to rise! Sleep habits and academic performance in college students. Sleep Breath, 14, 71-75.

[9] European Sleep Research Society. (2013). Sleep Patterns and Insomnia Among Adolescents : A Population-Based Study. Journal of Sleep Research, 549-566.

[10] European Sleep Research Society. (2017). European Guideline for the Diagnosis and Treatment of Insomnia. Journal of Sleep Research, 675-700.

[11] Fenny, & Supriatmo. (2016). Hubungan Kualitas dan Kuantitas Tidur dengan Prestasi Belajar pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran. Jurnal Pendidikan Kedokteran Indonesia, 5(3), 140-147.

[12] Haile, Y. G., Alemu, S. M., & Habtewold, T. D. (2017). Insomnia and Its Temporal Association with. BioMed Research International, 2017, 1-7.

[13] Hall, J. E. (2014). Guyton and Hall Textbook of Medical Physiology, 12th Edition. Singapore: Elsevier.

[14] Helfardi, I. V., Roestam, A. W., & Amir, N. (2018). Hubungan Antara Sikap Higiene Tidur dan Faktor Lain dengan Angka Kejadian Insomnia pada Satuan Pengamanan (Satpam) dengan Kerja Gilir di PT. X. J Indon Med Assoc, Volum: 68, Nomor: 1, 27-34.

[15] Hershner, S. D., & Chervin, R. D. (2014). Causes and Consequences of Sleepiness Among College Students. Nature and Science of Sleep, 73-84.

[16] Irish, L. A., Kline, C. E., Gunn, H. E., Buysse, D. J., & Hall, M. H. (2015). The Role of Sleep Hygiene in Promoting Public Health: A Review. Sleep Medicine Review, 22, 23-36.

[17] Jiang, X. -l., Zheng, X. -y., Yang, J., Ye, C. -p., Chen, Y. -y., Zhang, Z. -g., et al. (2015). A Systematic Review of Studies on the Prevalence of Insomnia in University Students. Public Health, 1-6.

[18] Kaur, H., & Bhoday, H. S. (2017). Changing Adolescent Sleep Patterns : Factors Affecting them and The Related Problems. Journal of The Association of Physicians of India, 65, 73-77.

[19] Machfoedz, I. (2007). Metodologi Penelitian Bidang Kesehatan, Keperawatan, dan Kebidanan. Yogyakarta: Penerbit Fitramaya.

[20] Mallampalli, M. P., & Carter, C. L. (2014). Exploring Sex and Gender Differences in Sleep Health : A Society For Women's Health Research Report. Journal of Women's Health, 23, 553-562.

[21] Mardalifa, T., Yulistini, & Susanti, R. (2018). Hubungan Sleep Hygiene dengan Hasil Belajar Blok Pada Mahasiswa Tahap Akademik Fakultas Kedokteran. Jurnal Kesehatan Andalas, 7(4), 504-512.

[22] Mastin, D. F., Bryson, J., & Corwyn, R. (2006). Assessment of Sleep Hygiene Using the Sleep Hygiene Index. Journal of Behavioral Medicine, 29(3), 223-227.

[23] Moorcroft, W. H. (2013). Understanding Sleep and Dreaming, Second Edition. Springer.

[24] Mushoffa, M. A., Husein, A. N., & Bakhriansyah, M. (2013). Hubungan antara Perilaku Merokok dan Kejadian Insomnia pada Mahasiswa FK UNLAM. Berkala Kedokteran, 9(1), 85-92.

[25] Notoatmodjo, S. (2005). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: PT Rineka Cipta.

[26] Nurdin, M. A., Arsin, A. A., & Thaha, R. M. (2018). Kualitas Hidup Penderita Insomnia pada Mahasiswa. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 14(2), 128-138.

[27] Premani, N. T., Widyadharma, P. E., Utami, D. I., & Budiarsa, I. (2017). Insomnia Berkorelasi dengan Terganggunya Kualitas Hidup Personil Militer di Lingkungan Makesdam IX/ Udayana. Medicina, 48(3), 206-210.

[28] Roepke, S., & Ancoli, I. S. (2010). Sleep Disorders in The Elderly. Indian Journal Medical Research, 302-310.

[29] Sadock, B. C., & Sadock, V. A. (2016). Kaplan & Sadock Buku Ajar Psikiatri Klinis, Ed. 2. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.

[30] Sastroasmoro, S., & Ismael, S. (2014). Dasar-dasar Metodologi Penelitian Klinis Ed.Ke-5. Jakarta: CV. Sagung Seto.

[31] Scott, G. W., Scott, H. M., O'Keeffe, K. M., & Gander, P. H. (2011). Insomnia-Treatment Pathways, Costs, and Quality of Life. London: BioMed Central Ltd.

[32] Suartiningsih, N. M., Putri, W. C., & Ani, L. S. (2018). Depresi, Cemas, dan Konsumsi Kopi Berhubungan dengan Kejadian Insomnia Pada Mahasiswa PSPD FK UNUD Angkatan 2016. E- Jurnal Medika, 7(8), 1-6.

[33] Sudjana. (2005). Metoda Statistika. Bandung: Penerbit Tarsito.

[34] Suen, L. K., Tam, W. W., & Hon, K. (2010). Association of Sleep Hygiene-Related Factors and Sleep Quality Among University Students in Hong Kong. Hong Kong Medical Journal, 16(3), 180-185.

[35] Taylor, D. J., Bramoweth, A. D., Grieser, E. A., Tatum, J. I., & Roane, B. M. (2013). Epidemiology of Insomnia in College Students : Relationship With Mental Health, Quality of Life, and Substance Use Difficulties. Behavior Therapy, 44(3), 339-348.

[36] Waliyanti, E., & Pratiwi, W. (2017). Hubungan Derajat Insomnia dengan Konsentrasi Belajar Mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan di Yogyakarta. Indonesia Journal of Nursing Practices, 1, 9-15.

Published

2024-11-14

How to Cite

Pengaruh Sikap Higiene Tidur Terhadap Kejadian Insomnia Pada Mahasiswa Universitas Mulawarman. (2024). Jurnal Sains Dan Kesehatan, 2(4), 458-466. https://jsk.ff.unmul.ac.id/index.php/JSK/article/view/262