Hubungan Antara Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Dengan Kepatuhan Minum Obat Hipertensi Pasien Lansia Di RSUD H. Abdul Aziz Marabahan

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.30872/

Kata Kunci:

hipertensi, lansia, pengetahuan, sikap, kepatuhan

Abstrak

Sebagai penyakit kronis dengan angka kejadian yang tinggi, hipertensi banyak dialami oleh kelompok usia lanjut yang sekaligus memiliki kecenderungan rendah dalam mematuhi terapi farmakologis. Hubungan antara tingkat pengetahuan serta sikap dengan kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi lansia di RSUD H. Abdul Aziz Marabahan dianalisis melalui penelitian non-eksperimental berdesain cross-sectional. Pemilihan 313 responden dilakukan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan informasi dilaksanakan dengan instrumen kuesioner pengetahuan, sikap, serta kepatuhan (MARS-10), kemudian diproses melalui uji Chi-Square dan regresi logistik. Hasil analisis bivariat memperlihatkan adanya keterkaitan yang signifikan antara pengetahuan (p < 0,001) dan sikap (p < 0,001) terhadap kepatuhan minum obat. Selanjutnya, pengujian multivariat mengonfirmasi bahwa pengetahuan (p < 0,001; Exp(B) = 1,838) dan sikap (p = 0,001; Exp(B) = 2,176) memiliki hubungan signifikan dengan kepatuhan. Sikap merupakan variabel dengan nilai Exp(B) tertinggi yang memiliki asosiasi dengan kepatuhan.

Biografi Penulis

  • Hilma Aziza, Universitas Borneo Lestari

    Department of Pharmacy, Faculty of Pharmacy, Universitas Borneo Lestari, Banjarbaru, Indonesia

  • Esty Restiana Rusida, Universitas Borneo Lestari

    Department of Pharmacy, Faculty of Pharmacy, Universitas Borneo Lestari, Banjarbaru, Indonesia

  • Mochammad Maulidie Alfiannor Saputera, Universitas Borneo Lestari

    Department of Pharmacy, Faculty of Pharmacy, Universitas Borneo Lestari, Banjarbaru, Indonesia

Referensi

[1] I. Iriani, S. Yulianti, and Maryam, “Penyuluhan kesehatan tentang hipertensi pada lansia di Desa Labuan Lelea Kecamatan Labuan Kabupaten Donggala Provinsi Sulawesi Tengah,” 2025.

[2] I. R. Roseyanti, N. D. Iswandari, and S. N. Hasanah, “Analisis kejadian hipertensi pada wanita menopause di wilayah kerja Puskesmas Lok Batu,” JRIK: J. Rumpun Ilmu Kesehatan, vol. 4, no. 1, pp. 37–55, 2024.

[3] R. Muhadi, E. Melastuti, and I. S. Wahyuningsih, “Hubungan pengetahuan dan sikap dengan perilaku pencegahan penyakit malaria,” J. Mahasiswa Ilmu Kesehatan, vol. 3, no. 4, pp. 221–233, 2025.

[4] N. H. Mutmainnah, D. Kurniawati, and D. D. Salmarini, “Hubungan tingkat pengetahuan dan sikap terhadap kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Sungai Tabuk 1,” Health Research Journal of Indonesia (HRJI), vol. 1, no. 2, 2022.

[5] A. Arini, M. A. Wijaksono, and R. Tasalim, “Hubungan tingkat pengetahuan dengan kepatuhan dalam mengkonsumsi obat antihipertensi,” J. Health Research Science, vol. 4, no. 2, pp. 177–186, 2024.

[6] Rahmadi, H. Susanto, and K. Wijayanti, “Hubungan tingkat pengetahuan pasien hipertensi dengan kepatuhan minum obat pada lansia di Poliklinik Rumah Sakit Islam Sultan Agung Banjarbaru,” Protein: J. Ilmu Keperawatan dan Kebidanan, vol. 3, no. 4, pp. 163–173, 2025.

[7] A. A. Tambuwun, G. D. Kandou, and J. E. Nelwan, “Hubungan karakteristik individu dengan kepatuhan berobat pada penderita hipertensi di Puskesmas Wori Kabupaten Minahasa Utara,” J. KESMAS, vol. 10, no. 4, 2021.

[8] N. I. Minah, E. Melastuti, and A. I. Amal, “Gambaran faktor-faktor yang memengaruhi terjadinya kekambuhan pada pasien hipertensi,” OBAT: J. Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan, vol. 3, no. 2, pp. 319–329, 2025.

[9] M. A. A. A. Kavit, Dharminto, C. T. Purnami, and F. Agushybana, “Hubungan faktor demografi dengan literasi kesehatan tentang penyakit tidak menular pada lansia,” J. Manajemen Kesehatan Indonesia, vol. 10, no. 2, pp. 95–105, 2022.

[10] N. Christiyani, T. T. Marlina, and A. K. Estri, “Hubungan tingkat pengetahuan dengan kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi di Yogyakarta,” CARING, vol. 7, no. 1, pp. 18–27, 2023.

[11] A. C. D. Putri, Suparmi, and C. D. Y. Nekada, “Hubungan tingkat pengetahuan terhadap kepatuhan minum obat antihipertensi pada lansia di Kampung Penumping, Kelurahan Gowongan, Kecamatan Jetis Yogyakarta,” J. Keperawatan I CARE, vol. 6, no. 1, 2025.

[12] E. N. A. L. Toruan et al., “Hubungan tingkat pengetahuan pasien dengan kepatuhan minum obat pada penderita hipertensi di puskesmas,” J. Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, vol. 4, no. 4, pp. 21551–21558, 2026.

[13] R. Hayati and H. Irianty, “Analisis pengetahuan dan sikap yang berhubungan dengan perilaku pengendalian tekanan darah pada penderita hipertensi di wilayah Kecamatan Banjarbaru Selatan,” Health Research Journal of Indonesia (HRJI), vol. 3, no. 2, pp. 102–107, 2024.

[14] Y. Yuan, R. Sun, J. Zuo, and X. Chen, “A new explanation for the attitude-behavior inconsistency based on the contextualized attitude,” Behavioral Sciences, vol. 13, no. 3, Art. no. 255, 2023.

[15] D. Anggraeni, I. Hapsari, and G. F. Galistiani, “Kepatuhan pasien hipertensi dan polifarmasi,” Syntax Literate: J. Ilmiah Indonesia, vol. 10, no. 5, 2025.

[16] M. R. Farisya, S. Purnomo, and T. Septiawan, “Hubungan tingkat pengetahuan dengan kepatuhan minum obat pada penderita hipertensi,” J. Keperawatan Florence Nightingale (JKFN), vol. 7, no. 2, pp. 321–331, 2024.

[17] N. Assyfa, A. P. Hoedaya, and R. Inriyana, “Hubungan pengetahuan dengan kepatuhan pencegahan komplikasi pada penderita hipertensi,” J. Keperawatan Florence Nightingale, vol. 7, no. 1, pp. 13–21, 2024.

[18] A. Batmomolin et al., Problematika Lansia. Media Pustaka Indo, 2025.

[19] N. N. Fuadah and S. A. Pradanawati, “Hubungan tingkat pengetahuan, sikap, dan dukungan keluarga terhadap kepatuhan minum obat pada pasien lansia hipertensi,” Enfermeria Ciencia, vol. 2, no. 3, pp. 184–193, 2024.

[20] D. Erviana and M. Azinar, “Determinan perilaku pencegahan COVID-19 pada ibu hamil trimester III,” HIGEIA: J. Public Health Research and Development, vol. 6, no. 3, pp. 362–374, 2022.

[21] L. Pristianty, Y. Priyandani, and A. Rahem, “The correlation between knowledge, attitude and family support on compliance of outpatients with hypertension in a healthcare centre in Indonesia,” Pharmacy Education, vol. 23, no. 2, pp. 25–30, 2023.

[22] M. R. Sihotang, R. B. Surbakti, A. T. B. Saritani, A. N. Toemon, and D. D. Astoetis, “Hubungan tingkat pengetahuan dan dukungan caregiver terhadap kepatuhan rehabilitasi pasien stroke di RSUD Palangka Raya,” Health Research Journal of Indonesia (HRJI), vol. 4, no. 1, pp. 29–37, 2025.

Diterbitkan

2026-09-30

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

[1]
H. Aziza, Esty Restiana Rusida, dan Mochammad Maulidie Alfiannor Saputera, “Hubungan Antara Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Dengan Kepatuhan Minum Obat Hipertensi Pasien Lansia Di RSUD H. Abdul Aziz Marabahan”, J. Sains. Kes, vol. 7, no. 3, hlm. 13–21, Sep 2026, doi: 10.30872/.

Artikel Serupa

1-10 dari 113

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.