Pengaruh Faktor Sosial Demografi dan Sosial Ekonomi terhadap Tindakan Pemilihan Obat Tradisional dalam Upaya Pengobatan Mandiri di Kalangan Masyarakat Kecamatan Landasan Ulin Kota Banjarbaru

Authors

  • Rahmayanti Fitriah STIKES Borneo Lestari Author
  • Noormalisa Noormalisa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Borneo Lestari Author

Keywords:

pengobatan tradisional, tindakan pemilihan obat tradisional, sosial demografi, sosial ekonomi

Abstract

Penggunaan obat tradisional semakin berkembang baik sebagai obat maupun untuk tujuan yang lain, terlebih dengan adanya anjuran untuk kembali kealam. Permasalahan akan timbul apabila tindakan pemilihan obat tradisional tersebut adalah sebagai bentuk pelarian dari pelayanan medis. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh faktor sosial demografi dan sosial ekonomi terhadap tindakan pemilihan obat tradisional dalam upaya pengobatan mandiri di kalangan masyarakat Kecamatan Landasan Ulin. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan crossectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat Kecamatan Landasan Ulin Kota Banjarbaru Tahun 2019 yang berjumlah 67,535 orang dengan sampel 100 orang. Metode pengambilan sampel purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan telah dilaksanakan pada bulan januari maret 2019. Analisa data menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan 95% (α = 0.005) dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa tidak ada pengaruh antara sosial demografi dan sosial ekonomi terhadap tindakan
pemilihan obat tradisional.

References

[1] Notoatmdjo, S. 2010. Ilmu Periaku Kesehatan. Rineka Cipta. Jakarta.

[2] Permenkes. 2009. Undang-undang No. 36 tentang Kesehatan. Jakarta.

[3] Kristina, dkk. 2007. Perilaku pengobatan sendiri yang rasional pada masyarakat. BeritaKedokteran Masyarakat, 23 : 147-140.

[4] Djabbar, A. Musdalipah & Andi Nurwati. 2017. Studi Pengetahuan, Sikap dan Tindakan Terhadap Penggunan Obat Tradisional Bagi Masyarakat di Desa Sabi-Sabila Kecamatan Mowewe Kabupaten Kolaka Timur. Jurnal Pharmauho, 3 (1), 19-22.

[5] Rinda, M. P. 2014. Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Mengenai Obat Tradisional Dan Obat Modern Dengan Tindakan Pemilihan Obat Untuk Pengobatan Mandiri Dikalangan Masyarakat Desa Banter, Kecamatan Candiroto, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Skripsi. Universitas Sananta dharma, Yogyakarta.

[6] Sugiyono, 2010. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, kualitatif dan R&D. Bandung : Alfabeta.

[7] Noviana, F. 2011. Kajian Pengetahuan dan Alasan Pemilihan Obat Herbal Pada Pasien Geriarti di RSUP Dr Sardjito Yogyakarta. Skripsi. Universitas Sananta Dharma. Yogyakarta.

[8] Asnasari, L. 2017. Hubungan Pengetahuan Tentang Swamedikasi Dengan Pola Penggunaan Obat Pada Masyarakat Dusun Kenaran, Sumberharjo, Prambanan, Sleman, Yogyakarta. Skripsi. Universitas Sananta dharma, Yogyakarta.

[9] Rahayu, D. A., 2012. Faktor-faktor yang berhubungan dengan pemilihan pengobatan tradisional di wilayah kerja puskesmas muara siberut kecamatan siberut selatan kabupaten kepulauan mentawai. Artikel Peneltian.

[10]Ismail. 2015. Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Masyarakat Memilih Obat Tadisional Di Gampong Lam Ujong. Idea Nursing Journal, 4 : 213-217.

Published

2024-11-14

How to Cite

Pengaruh Faktor Sosial Demografi dan Sosial Ekonomi terhadap Tindakan Pemilihan Obat Tradisional dalam Upaya Pengobatan Mandiri di Kalangan Masyarakat Kecamatan Landasan Ulin Kota Banjarbaru. (2024). Jurnal Sains Dan Kesehatan, 3(2), 262-268. https://jsk.ff.unmul.ac.id/index.php/JSK/article/view/273