Pengaruh Status Pernikahan terhadap Ketidakpatuhan Minum Obat Antihipertensi di Provinsi Banten: Analisis Data Survei Kesehatan Indonesia 2023

Authors

DOI:

https://doi.org/10.30872/jsk.v7i1.888

Keywords:

Antihipertensi, Status Menikah, Survei Kesehatan Indonesia 2023, Analisis Complex Sample

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu faktor risiko utama penyakit kardiovaskular yang berkontribusi besar terhadap morbiditas dan mortalitas global. Kepatuhan minum obat antihipertensi berperan penting dalam mencapai kontrol tekanan darah optimal dan mencegah komplikasi jangka panjang, namun berbagai faktor sosial, termasuk status pernikahan, dapat memengaruhinya. Penelitian ini menggunakan desain kasus-kontrol untuk mengetahui pengaruh status pernikahan terhadap ketidakpatuhan minum obat di Provinsi Banten dengan memanfaatkan data sekunder Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023. Populasi penelitian adalah penderita hipertensi berdasarkan diagnosis dokter dan/atau hasil pengukuran saat survei di Provinsi Banten, dengan pengecualian pada responden yang datanya tidak lengkap. Sampel dipilih melalui metode matching 1:1 berdasarkan usia dan jenis kelamin, sehingga diperoleh 419 kasus (tidak patuh) dan 419 kontrol (patuh). Analisis dilakukan menggunakan analisis complex sample meliputi analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh status pernikahan dengan ketidakpatuhan minum obat antihipertensi. Responden yang belum menikah (termasuk cerai) memiliki kemungkinan 1,7 kali lebih besar untuk tidak patuh minum obat dibandingkan mereka yang sudah menikah.  Intervensi kesehatan dapat melibatkan keluarga atau pasangan sebagai pendamping terapi, sementara bagi pasien tanpa pasangan dapat difasilitasi melalui kader kesehatan maupun komunitas pasien.

References

[1] M. Arshed et al., “Prevalence and associated factors of adherence to antihypertensive medication: a nationwide cross-sectional study,” BMC Public Health, vol. 25, no. 1, 2025, doi: 10.1186/s12889-025-21456-6.

[2] Kemenkes RI, “Mengenal Penyakit Hipertensi,” Unit Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI. [Online]. Available: https://upk.kemkes.go.id/new/mengenal-penyakit-hipertensi

[3] Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan, Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2023. Jakarta: Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan, 2023.

[4] A. P. Setiadi et al., “Knowing the gap: medication use, adherence and blood pressure control among patients with hypertension in Indonesian primary care settings,” PeerJ, vol. 10, 2022, doi: 10.7717/peerj.13171.

[5] Kemenkes RI, Laporan Riskesdas 2018 Nasional.pdf. Jakarta: Lembaga Penerbit Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, 2018. [Online]. Available: https://repository.badankebijakan.kemkes.go.id/id/eprint/3514

[6] Kemenkes RI, “Medsos: Tips Mengontrol Hipertensi,” Unit Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI. [Online]. Available: https://upk.kemkes.go.id/new/detail-foto/medsos-tips-mengontrol-hipertensi

[7] Y. Rikmasari, T. M. Andayani, S. A. Kristina, and D. Endarti, “Urban-Rural Difference in Adherence Treatment of Hypertensive Patients In South Sumatra Indonesia,” BIO Web Conf., vol. 75, 2023, doi: 10.1051/bioconf/20237505021.

[8] M. A. Alsofyani, A. O. Aloufi, N. S. Al-Qhtani, S. O. Bamansour, and R. S. Almathkori, “Factors related to treatment adherence among hypertensive patients: A cross-sectional study in primary healthcare centers in Taif city,” J. Fam. Community Med., vol. 29, no. 3, pp. 181–188, 2022, doi: 10.4103/jfcm.jfcm_153_22.

[9] A. M. Alkhamis, A. J. Alsalman, M. Al Khamis, A. Alkhamis, and N. M. Alotaibi, “Prevalence of Nonadherence to Antihypertensive Medications among Adults Attending Primary Healthcare Clinics in Al-Hasa Region: A Cross-Sectional Study,” Dr. Sulaiman Al Habib Med. J., vol. 1, no. 1–2, p. 36, 2019, doi: 10.2991/dsahmj.k.190516.001.

[10] E. V. Sembiring, “Analisa Faktor Karakteristik Sosiodemografi terhadap Kepatuhan Minum Antihipertensi pada Pasien Hipertensi di Bandar Lampung,” J. Kesehat. Tambusai, vol. 5, no. 2, pp. 2703–2711, 2024.

[11] Z. Qin et al., “Association of socioeconomic status with hypertension prevalence and control in Nanjing: a cross-sectional study,” BMC Public Health, vol. 22, no. 1, pp. 1–9, 2022, doi: 10.1186/s12889-022-12799-5.

[12] Islamiyah, “Patuh Minum Obat, Untuk Kondisi Stabil Jangka Panjang,” Yayasan Hipertensi Paru Indonesia.

[13] S. A. Almaghamsi and K. M. Alzahrani, “Exploring the Influence of Perceived Social Support on Medication Adherence Among Patients With Chronic Hypertension in 2024: A Cross-Sectional Study From Jeddah, Kingdom of Saudi Arabia,” Cureus, vol. 16, no. 9, 2024, doi: 10.7759/cureus.69522.

[14] T. A. Miller and M. R. DiMatteo, “Importance of family/social support and impact on adherence to diabetic therapy,” Diabetes, Metab. Syndr. Obes., vol. 6, pp. 421–426, 2013, doi: 10.2147/DMSO.S36368.

[15] G. E. Akinci and C. Dundar, “Factors Associated with Non-Adherence to Medication in Elderly with Hypertension,” ESTÜDAM Halk Sağlığı Derg., vol. 9, no. 3, pp. 224–233, 2024.

[16] H. Abbas et al., “Factors Associated with Antihypertensive Medication Non-adherence: a Cross-Sectional Study among Lebanese Hypertensive Adults,” Patient Prefer. Adherence, vol. 14, pp. 663–673, 2020, doi: 10.2147/PPA.S238751.

[17] K. Prihatin, B. R. Fatmawati, and M. Suprayitna, “Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Berobat Penderita Hipertensi,” J. Ilm. STIKES Yars. Mataram, vol. 10, no. 2, pp. 7–16, 2022, doi: 10.57267/jisym.v10i2.64.

[18] J.-R. Wu et al., “Medication Adherence Mediates the Relationship between Marital Status and Cardiac Event-Free Survival in Patients with Heart Failure,” Hear. Lung, vol. 41, no. 1, pp. 107–114, 2012, doi: 10.1016/j.hrtlng.2011.09.009.Medication.

[19] R. B. Trivedi, B. Ayotte, D. Edelman, and H. B. Bosworth, “Treatment Adherence among Patients with Hypertension,” J Behav Med, vol. 31, no. 6, pp. 489–497, 2013, doi: 10.1007/s10865-008-9173-4.The.

[20] U. N. Njakatara, M. Landi, and U. P. Abselian, “Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Pengobatan Hipertensi pada Lanjut Usia,” J. Ilmu Kesehat. Insa. Sehat, vol. 12, no. 2, pp. 36–43, 2024.

Downloads

Published

2026-01-14

Deprecated: json_decode(): Passing null to parameter #1 ($json) of type string is deprecated in /home/jskff/public_html/plugins/generic/citations/CitationsPlugin.php on line 68

How to Cite

[1]
Tunjung Tri Agita, Ekowati Rahajeng, Yeny Sulistyowati, and Solikhah, “Pengaruh Status Pernikahan terhadap Ketidakpatuhan Minum Obat Antihipertensi di Provinsi Banten: Analisis Data Survei Kesehatan Indonesia 2023”, J. Sains. Kes, vol. 7, no. 1, pp. 46–52, Jan. 2026, doi: 10.30872/jsk.v7i1.888.

Similar Articles

1-10 of 504

You may also start an advanced similarity search for this article.