HUBUNGAN SOSIODEMOGRAFI DAN TINGKAT PENGETAHUAN TERHADAP PERILAKU PENGGUNAAN SEDIAAN IMUNOSTIMULAN DI APOTEK K24 GAYUNGAN

Authors

  • Novalia Rachmadhanisa Program Studi S1 Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, Indonesia Author
  • Ira Purbosari Program Studi S1 Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, Indonesia Author
  • Dewi Perwito Sari Program Studi S1 Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.30872/jsk.v7i1.827

Keywords:

imunostimulan, hubungan, sosiodemografi, pengetahuan, perilaku penggunaan.

Abstract

Imunostimulan banyak dimanfaatkan masyarakat untuk memperkuat daya tahan tubuh, khususnya pada pandemi COVID-19. Meski kasus COVID-19 telah selesai penggunaan imunostimulan terut meningkat hingga tercatat 1.800 sediaan imunostimulan terjual dalam rentang tiga bulan. Tingginya minat konsumsi peningkat daya tahan tubuh ini dapat memberikan interaksi obat dan efek samping pada penggunaan yang tidak tepat. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menilai adanya faktor hubungan karakteristik sosiodemografi dan tingkat pengetahuan terhadap perilaku penggunaan imunostimulan pada pasien di Apotek K-24 Gayungan, Surabaya. Penelitian ini menggunakan desain observasional dengan pendekatan cross-sectional, melibatkan 100 responden yang dipilih melalui purposive sampling dan data dikumpulkan melalui kuesioner dengan metode analisis univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan signifikan antara tingkat pendidikan (p=0.004), pekerjaan (p=0.012), serta pendapatan (p=0,009) dengan perilaku penggunaan imunostimulan. Selain itu, tingkat pengetahuan juga berhubungan signifikan dengan perilaku penggunaan (p=0.000). Namun, tidak semua faktor sosiodemografi berpengaruh, sebab variabel jenis kelamin, usia, riwayat kondisi kesehatan, dan sumber informasi memiliki p-value >0.05, sehingga tidak menunjukkan hubungan perilaku penggunaan imunostimulan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa faktor sosiodemografi dan tingkat pengetahuan berhubungan terhadap penggunaan imunostimulan.

References

[1] A. Rahayu, I. Purbosari, I. A. K. Pramushinta, and I. D. Framono, “Sosialisasi Pemanfaatan Jus Semangka untuk Meningkatkan Kadar Oksigen dan Daya Tahan Tubuh,” J. Pengabdi. Masy. Bangsa, vol. 1, no. 5, pp. 415–419, 2023.

[2] F. Wijaya, T., & Yunita, “Pola Penggunaan Imunostimulan Bahan Herbal pada,” J. Ris. Rumpun Ilmu Kedokt., vol. Vol.2, No., no. 1, pp. 27–32, 2023.

[3] F. Anis, “Hubungan Faktor Sosiodemografi Terhadap Pengetahuan Swamedikasi di Desa Wukirsari Kecamatan Cangkringan Kabupaten Sleman Yogyakarta,” J. Kesehat. UII Yogyakarta, vol. 11, no. 1, pp. 92–105, 2017.

[4] E. Nur Cahyanti, “Relationship Level Of Knowledge And Community Attitude To Selection Of Traditional Medicine To Prevent Covid-19 In Central Jakarta,” J. World Sci., vol. 1, no. 4, pp. 155–162, 2022.

[5] Bahiyah Romziyah, “Dalam Upaya Pencegahan Covid-19 Menggunakan Kecamatan Susukan Kabupaten Semarang Program Studi S1 Farmasi Transfer Fakultas Ilmu Kesehatan,” Progr. Stud. Farm. Univ. Ngudi Waluyo, p. 10, 2020.

[6] A. W. Mukti, “Hubungan Pengetahuan terhadap Perilaku Penggunaan Suplemen Kesehatan Warga Kebonsari Surabaya di Masa Pandemi Covid-19,” Farm. J. Sains Farm., vol. 1, no. 1, pp. 20–25, 2020.

[7] S. N. Crooke, I. G. Ovsyannikova, G. A. Poland, and R. B. Kennedy, “Immunosenescence and human vaccine immune responses,” Immun. Ageing, vol. 16, no. 1, pp. 1–16, 2019.

[8] Malahayati, “Hubungan Demografi, Tingkat Pengetahuan dan Perilaku Masyarakat Dusun Wohan Tampingan Kabupaten Magelang Terhadap COVID19,” vol. 3, pp. 114–124, 2023.

[9] Nengah et al., “Hubungan Usia Dengan Pengetahuan Dan Perilaku Penggunaan Suplemen Pada Mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember,” J. Farm. Komunitas, vol. 7, no. 1, p. 1, 2020.

[10] F. Izazi and A. Kusuma P, “Hasil Responden Pengetahuan Masyarakat Terhadap Cara Pengolahan Temulawak (Curcuma Xanthorrhiza) dan Kencur (Kaemferia galanga) Sebagai Peningkatan Imunitas Selama COVID-19 dengan Menggunakan Kedekatan Konsep Program Leximancer,” J. Pharm. Sci., vol. 5, no. 2, pp. 93–97, 2020.

[11] A. Mardiani, E. Dwinta, R. J. Sawadharmana, and I. Radne, “Pengaruh Informasi Kemanfaatan Penggunaan Obat Tradisional dan Suplemen terhadap Kemauan Membayar dalam Pencegahan Penyakit Menular di Kota Yogyakarta,” vol. 20, no. 1, pp. 38–47, 2024.

[12] J. Anderson et al., “Immune signature of acute pharyngitis in a Streptococcus pyogenes human challenge trial,” J. Nat. Commun., vol. 10.1038/s4, no. 1, pp. 1–9, 2022.

[13] F. Lestari, Y. Lukmayani, R. Aryani, and K. M. Yuliawati, “Edukasi Penggunaan Suplemen dan Herbal Peningkat,” J. Pengabdi. Masy. Vol. 2, No 2, Oktober 2021 EDUKASI, vol. 2, no. 2, pp. 120–125, 2021.

[14] S. Islamiyah and Z. Inayah, “Hubungan Tingkat Pengetahuan Terhadap Penggunaan Obat Tradisional Peningkat Daya Tahan Tubuh Saat Pademi COVID-19,” Jurnalmalahayati, vol. 10, no. 3, pp. 1672–1680, 2023.

[15] A. Wulandari et al., “Hubungan Sosiodemografi dengan Tingkat Pengetahuan terhadap Perilaku Swamedikasi Terapi Common Cold Relationship of Sociodemographic and Knowledge Level on Self-Medication Behaviour of Common Cold Therapy,” vol. 9, no. 1, 2023.

[16] D. E. Aryani et al., “Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Penggunaan Suplemen dan Obat Tradisional pada Tenaga Kesehatan di Jember selama Pandemi COVID-19,” Pustaka Kesehat., vol. 11, no. 2, p. 115, 2023.

[17] D. Hermawati, “Pengaruh Edukasi Terhadap Tingkat Pengetahuan dan Rasionalitas Penggunaan Obat Swamedikasi Pengunjung di Dua Apotek Kecamatan Cimanggis Depok,” pp. 1–84, 2012.

[18] A. Syafei and D. Sulistiyorini, “Perilaku Konsumsi Suplemen dan Herbal untuk Pencegahan dan Pengobatan Infeksi COVID-19 pada Kelompok Dewasa Perkotaan,” J. Ilmu Kesehat. Masy., vol. vol 12 (1), no. 01, pp. 79–88, 2023.

[19] M. Rifqi, D. Kurniawati, and E. Syamsu, “Hubungan Pengetahuan Terhadap Pemanfaatan Obat Herbal Imunomodulator Di RT 24 Kelayan B,” J. Farm. SYIFA, vol. Volume 1, no. 2, pp. 48–53, 2023.

[20] Rahmi Nurhaini, Astri Wahyuningsih, and Anis Rahmawati, “Hubungan Antara Pengetahuan Dengan Perilaku Penggunaan Suplemen Kesehatan Peningkat Imunitas Pada Masa Pandemi Covid-19,” CERATA J. Ilmu Farm., vol. 14, no. 1, pp. 45–49, 2023.

Downloads

Published

2026-01-20

Deprecated: json_decode(): Passing null to parameter #1 ($json) of type string is deprecated in /home/jskff/public_html/plugins/generic/citations/CitationsPlugin.php on line 68

How to Cite

[1]
N. Rachmadhanisa, I. Purbosari, and D. P. Sari, “HUBUNGAN SOSIODEMOGRAFI DAN TINGKAT PENGETAHUAN TERHADAP PERILAKU PENGGUNAAN SEDIAAN IMUNOSTIMULAN DI APOTEK K24 GAYUNGAN”, J. Sains. Kes, vol. 7, no. 1, pp. 1–10, Jan. 2026, doi: 10.30872/jsk.v7i1.827.

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

11-20 of 210

You may also start an advanced similarity search for this article.