Peer-Review Policy
Proses telaah sejawat (peer-review) adalah inti dari publikasi ilmiah, yang sangat bergantung pada mitra bestari (peer-reviewers) yang memiliki keahlian sebidang dengan topik naskah. Oleh karena itu, redaktur pelaksana (Editor-in-Charge) dan mitra bestari merupakan sosok penting untuk memastikan proses telaah sejawat berjalan dengan baik. Proses telaah sejawat di Jurnal Sains dan Kesehatan berlaku sebagai berikut:
-
Penyerahan Naskah: Penulis pengirim (submitting author) menyerahkan naskah melalui sistem OJS Jurnal Sains dan Kesehatan.
-
Tinjauan Awal: Pemimpin redaksi (Editor-in-Chief) melakukan tinjauan awal untuk menilai kesesuaian isi naskah dengan fokus dan ruang lingkup (aims and scope) Jurnal Sains dan Kesehatan. Apabila naskah tidak sesuai, pemimpin redaksi akan langsung menolak artikel tersebut (desk rejection). Naskah yang ditolak pada tahap ini juga mencakup naskah yang kurang orisinal atau memiliki kecacatan ilmiah yang serius.
-
Penugasan Editor: Jika naskah sesuai dengan fokus dan ruang lingkup serta memenuhi kriteria minimum, pemimpin redaksi akan menugaskan satu editor untuk melanjutkan proses telaah sejawat naskah tersebut. Redaktur pelaksana yang ditunjuk adalah editor yang bidang keahliannya selaras dengan substansi naskah. Meskipun sangat jarang terjadi, sangat memungkinkan bagi sebuah naskah yang luar biasa untuk langsung diterima pada tahap ini.
-
Penugasan Mitra Bestari: Redaktur pelaksana meminta 2–3 mitra bestari dengan bidang keahlian yang sesuai untuk melakukan penelaahan substansial terhadap naskah.
-
Mitra bestari akan diminta untuk mengevaluasi apakah naskah tersebut logis dan koheren secara ilmiah, apakah menduplikasi karya yang sudah diterbitkan, serta apakah naskah tersebut cukup jelas untuk dipublikasikan.
-
Mitra bestari tidak diharapkan untuk mengoreksi atau menyunting tata bahasa naskah, karena perbaikan bahasa bukanlah bagian dari proses telaah sejawat dan akan dilakukan oleh redaktur pelaksana.
-
Pemilihan mitra bestari dilakukan dengan memastikan tidak ada konflik kepentingan antara penulis dan mitra bestari. Salah satunya adalah dengan memastikan bahwa penulis dan mitra bestari tidak berasal dari institusi yang sama, karena metode yang digunakan adalah telaah sejawat anonim ganda (double-blind peer review).
-
Proses penelaahan oleh mitra bestari diperkirakan memakan waktu 4 hingga 8 minggu.
-
-
Keputusan Revisi: Setelah memperoleh pertimbangan dari mitra bestari, redaktur pelaksana memutuskan untuk menerima, menolak, atau mengembalikan naskah tersebut kepada penulis melalui penulis korespondensi (corresponding author) untuk direvisi. Terdapat dua kemungkinan jenis revisi:
-
Revisi minor: Redaktur pelaksana akan meninjau langsung hasil perbaikan dari penulis tanpa melibatkan kembali mitra bestari yang bertugas sebelumnya.
-
Revisi mayor: Mitra bestari yang bertugas sebelumnya akan meninjau perbaikan dari penulis untuk pengujian ulang sebelum diteruskan kepada redaktur pelaksana guna pengambilan keputusan akhir.
-
-
Evaluasi Ulang: Setelah penulis melakukan revisi, redaktur pelaksana mengevaluasi kembali naskah tersebut. Jika diperlukan, terutama jika keputusan sebelumnya adalah revisi mayor, redaktur pelaksana dapat mengadakan proses penelaahan putaran kedua.
-
Keputusan Akhir: Keputusan akhir untuk menerima atau menolak naskah berada di tangan redaktur pelaksana, dengan mempertimbangkan rekomendasi mitra bestari sebelumnya, hasil revisi naskah, dan persyaratan lainnya, seperti tingkat kemiripan (plagiarisme) yang tidak boleh lebih dari 20%. Keputusan redaktur pelaksana bersifat mutlak, dan penulis tidak diperkenankan untuk menyanggah keputusan akhir tersebut.
Waktu rata-rata dari penyerahan awal naskah hingga keputusan pertama biasanya memakan waktu antara 6–10 minggu. Jika proses revisi berjalan lancar, perkiraan waktu dari penyerahan naskah hingga artikel diterbitkan adalah 12–16 minggu.
Jika Anda saat ini belum menjadi mitra bestari (reviewer) untuk Jurnal Sains dan Kesehatan, namun berminat untuk bergabung ke dalam daftar mitra bestari, silakan hubungi kami. Keuntungan menjadi mitra bestari di Jurnal Sains dan Kesehatan meliputi kesempatan untuk melihat dan mengevaluasi karya-karya terbaru di bidang penelitian terkait pada tahap awal, serta mendapatkan pengakuan secara resmi di dalam daftar mitra bestari kami. Anda juga dapat menggunakan riwayat kontribusi Anda di Jurnal Sains dan Kesehatan sebagai bagian dari portofolio atau persyaratan pengembangan profesional Anda.
Mitra bestari Jurnal Sains dan Kesehatan adalah para sukarelawan yang mendedikasikan keahlian mereka demi kemajuan ilmu pengetahuan. Oleh karena itu, kami tidak memberikan kompensasi dalam bentuk finansial. Apabila Anda tertarik untuk menjadi mitra bestari di Jurnal Sains dan Kesehatan, silakan hubungi kami melalui surel ke jsk@ff.unmul.ac.id.


