Formulasi, Karakterisasi dan Uji Aktivitas Inhibisi Tirosinase Sediaan Nanoserum Kombinasi Ekstrak Daun Teh Hijau (Camellia sinensis L.)-Astaxanthin

Formulation, Characterization and Tyrosinase Inhibitory Activity Test of Nanoserum Preparation Combination of Green Tea Leaf Extract (Camellia sinensis L.)-Astaxanthin

Authors

  • Siti Salamiah Putri Heldin Program Studi Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta, Indonesia Author
  • Arif Budi Setianto Program Studi Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta, Indonesia Author
  • Nuri Ari Efiana Program Studi Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta, Indonesia Author
  • Warsi Warsi Program Studi Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.30872/

Keywords:

Nanoserum, Daun Teh Hijau, Astaxanthin, Tirosinase, Hiperpigmentasi

Abstract

Hiperpigmentasi terjadi akibat peningkatan aktivitas enzim tirosinase dalam proses pembentukan melanin. Ekstrak daun teh hijau (Camellia sinensis L.) yang kaya katekin berpotensi sebagai inhibitor tirosinase alami, sedangkan astaxanthin merupakan karotenoid yang dapat meningkatkan efektivitas formulasi. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan dan mengkarakterisasi nanoserum kombinasi ekstrak daun teh hijau dan astaxanthin serta mengevaluasi aktivitas inhibisi tirosinasenya. Penelitian ini merupakan studi eksperimental yang diawali dengan ekstraksi daun teh hijau menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 70%. Ekstrak kemudian dievaluasi melalui uji organoleptik, kromatografi lapis tipis (KLT), rendemen, dan skrining fitokimia. Nanoserum diformulasikan menggunakan metode emulsifikasi dengan kombinasi surfaktan Tween 80 dan Span 80 melalui pendekatan phase inversion temperature (PIT) dalam tiga formula (F1, F2, dan F3). Karakterisasi sediaan meliputi ukuran partikel, indeks polidispersitas (PDI), zeta potensial, pH, serta uji stabilitas freeze–thaw. Aktivitas inhibisi tirosinase diuji menggunakan metode L-DOPA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formula F1 (konsentrasi ekstrak 2,5%) merupakan formula optimal dengan ukuran partikel 37,05 nm, PDI 0,153, zeta potensial −30,93 mV, dan pH sekitar 5. Uji freeze–thaw menunjukkan sediaan stabil tanpa perubahan organoleptik maupun pemisahan fase. Formula F1 menunjukkan aktivitas inhibisi tirosinase lebih baik dengan nilai IC₅₀ sebesar 24,461 ± 1,796 µg/mL dibandingkan ekstrak sebesar 35,109 ± 1,283 µg/mL. Dapat disimpulkan bahwa nanoserum yang dihasilkan stabil secara fisik dan berpotensi dikembangkan sebagai sediaan kosmetik pencerah kulit berbasis bahan alam.

References

[1] K. N. Allgisna, S. Hindun, and N. Rantika, “Review: Perbandingan Beberapa Ekstrak Kulit Buah

sebagai Anti-hiperpigmentasi,” Jurnal Sains dan Kesehatan, vol. 3, no. 2, pp. 335–342, 2021.

[2] Riyani, M. F. Solihat, and N. Kurniati, “Uji Inhibisi Enzim Tirosinase Ekstrak Daun Teh Hijau

(Camellia sinensis L.) dalam Berbagai Jenis Pelarut,” 2022.

[3] N. Foo et al., “Acceptability, feasibility and preliminary effectiveness of Picopulse for the treatment of melasma among Malaysian women,” JEADV Clinical Practice, vol. 3, no. 3, pp. 807– 816, 2024.

[4] Zoadri et al., “Karakterisasi dan Aktivitas Biologis Senyawa Penghambat Tirosinase,” 2019.

[5] S. Pradhan and R. C. Dubey, “Deciphering antimicrobial, phytochemical, GC–MS and pharmacokinetic properties of Camellia sinensis from high-altitude region,” Vegetos, vol. 35, no. 4, pp. 895–902, 2022.

[6] F. M. Cantika and S. E. Priani, “Uji Aktivitas Antioksidan dan Inhibitor Tirosinase Ekstrak Etanol Daun Teh Hijau,” Jurnal Riset Farmasi, pp. 113–120, 2023.

[7] N. Ekawati and F. Wulandari, “Pengaruh Suplementasi Astaxanthin dalam Mencegah Photoaging,” Generics: Journal of Research in Pharmacy, vol. 1, no. 2, 2021.

[8] L. Nurdianti, W. T. Wulandari, K. I. Cahyati, and F. Setiawan, “Formulation and Characterization of Facial Serum From Astaxanthin-Beta Carotene Nanoemulsion As an Antioxidant,” International Journal of Applied Pharmaceutics, vol. 14, Special Issue 4, pp. 92–95, 2022.

[9] Ma’arif et al., “Formulasi dan Karakterisasi Nanoemulsi Ekstrak Etanol 70% Daun Semanggi (Marsilea crenata C. Presl.),” Medical Sains: Jurnal Ilmiah Kefarmasian, vol. 8, no. 2, pp. 733–746, 2023.

[10] R. M. Fitri, M. S. Lubis, G. I. Dalimunthe, and R. Yuniarti, “Skrining fitokimia, formulasi dan uji mutu fisik nanoserum ekstrak bonggol nanas (Ananas comosus (L.) Merr),” Journal of Pharmaceutical and Sciences, vol. 6, no. 3, pp. 1346–1355, 2023.

[11] F. I. Gunawan et al., “Kajian Metode Maserasi Ekstrak Daun Teh Hijau (Camellia sinensis) Dengan Berbagai Pelarut,” Jurnal Biology Science & Education, vol. 13, no. 1, pp. 66–75, 2024.

[12] [R. Tungadi, M. S. Pakaya, and P. W. D’as’ali, “Formulasi dan Evaluasi Stabilitas Fisik Sediaan Krim Senyawa Astaxanthin,” Indonesian Journal of Pharmaceutical Education, vol. 3, no. 1, pp. 117– 124, 2023.

[13] L. Puspitasari and N. P. D. R. W. Dari, “Uji Aktivitas Inhibitor Enzim Tirosinase dan Antioksidan Tagetes erecta L. sebagai Whitening Agent Formulasi Losio Pencerah Kulit,” Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia, vol. 8, no. 2, pp. 318–331, 2022.

[14] S. E. Priani et al., “Formulasi Nanoemulsi Antioksidan Mengandung Ekstrak Etanol Teh Hijau dan Minyak Calendula,” Majalah Farmasetika, vol. 9, no. 2, p. 193, 2024.

[15] H. Ahmad et al., “Thin Layer Chromatography Analysis of Catechin Compounds,” 2022.

[16] G. Morlock et al., “Advanced Planar Chromatography in Natural Product Analysis,” 2021.

[17] Widodo et al., “Optimasi Ekstraksi Senyawa Polifenol Menggunakan Etanol 70%,” 2021.

[18] Harwansh, “Nanoemulsion-Based Delivery Systems in Cosmetics,” 2023.

[19] B. Alex, “Phytochemical and pharmacological evaluation of Camellia sinensis (L.) Kuntze leaf

extract,” Journal of Natural Products, vol. 7, no. 2, pp. 127–131, 2025.

Downloads

Published

2026-05-29

Deprecated: json_decode(): Passing null to parameter #1 ($json) of type string is deprecated in /home/jskff/public_html/plugins/generic/citations/CitationsPlugin.php on line 68

How to Cite

[1]
S. S. Putri Heldin, Arif Budi Setianto, Nuri Ari Efiana, and Warsi Warsi, “Formulasi, Karakterisasi dan Uji Aktivitas Inhibisi Tirosinase Sediaan Nanoserum Kombinasi Ekstrak Daun Teh Hijau (Camellia sinensis L.)-Astaxanthin: Formulation, Characterization and Tyrosinase Inhibitory Activity Test of Nanoserum Preparation Combination of Green Tea Leaf Extract (Camellia sinensis L.)-Astaxanthin”, J. Sains. Kes, vol. 7, no. 2, pp. 132–142, May 2026, doi: 10.30872/.

Similar Articles

11-20 of 163

You may also start an advanced similarity search for this article.