Stigma Diri dan Subjective Well-Being pada Remaja yang Melahirkan Di Usia Dini Di Kota Ambon

Authors

  • Christy Julyanti Jacobs Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Kristen Satya Wacana Author
  • Arwyn Weynand Nusawakan Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Kristen Satya Wacana Author
  • Venti Agustina Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Kristen Satya Wacana Author

Keywords:

melahirkan pada usia dini, subjective well-being, stigma diri, remaja

Abstract

Stigma diri ialah hasil dari penilaian orang lain yang diterapkan pada diri sendiri dan dimungkinkan berdampak pada subjective well-being, yang mepengaruhi kondisi psikologis dan sosial. Subjective well-being merupakan gambaran evaluasi kehidupan, pengalaman emosional secara afektif dan kognitif. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan gambaran stigma diri dan subjective well-being pada remaja yang melahirkan di usia dini di Kota Ambon. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan desain studi kasus dan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Sebanyak delapan remaja yang melahirkan diusia dini menjadi partisipan. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara terstruktur, analisis tematik dengan uji keabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian stigma diri pada remaja yang melahirkan di usia dini, cenderung dianggap bukan perempuan baik-baik, membuat malu orang tua dan tidak dapat menjaga diri. Sementara subjective well-being yang dirasakan oleh remaja terkait afek positif yakni ada rasa syukur dan ada tanggung jawab setelah menjadi seorang ibu, sedangkan afek negatif yaitu kebutuhan anak belum bisa terpenuhi dan ada perasaan sedih, yang menyebabkan remaja belum puas dengan hidupnya. Kesimpulan penelitian ini menunjukan, gambaran stigma diri dan subjective well-being pada remaja yang melahirkan di usia dini di Kota Ambon mempengaruhi hubungan sosial, perubahan prioritas dan peran, sehingga remaja tersebut membutuhkan dukungan dari keluarga.  

References

WHO. Adolescent pregnancy fact sheet. Adolescent Pregnancy Fact Sheet. 2014.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Riset Kesehatan Dasar. 2013.

Profil Penduduk Indonesia Hasil SUPAS. Badan Pusat Statistik. 2015.

Statistik Kesejahteraan Rakyat. BPS-Statistics Indonesia. 2017.

Statistik Kesejahteraan Rakyat Provinsi Maluku. Badan Pusat Statistik. 2017.

WHO. Recommendations on adolescent sexual and reproductive health and rights. 2018. 1–88 p.

Kemenkes RI. Infodatin Reproduksi Remaja-Ed. Pusat Informasi Kementrian Kesehatan RI. 2015.

Ardianti F et al. Psychological Well-Being Pada Remaja Akhir Yang Hamil Di Luar Nikah. J Ilm Psikol. 2016;9(1):80–91.

Putro khamim Z. Aplikasia: Jurnal aplikasi ilmu-ilmu agama ( memahami ciri dan tugas perkembangan masa remaja). J Apl Ilmu Ilmu Agama. 2017;17(1):5–8.

Prilia D. Hamil Aman dan Nyaman di Atas 30 Tahun. Yogyakarta: Media Pressindo; 2010. 45–101 p.

Phillips L. Stigma and Substance Use Disorders: Research, Implications, and PotentialL Solutions. J Drug Addict Educ Erad. 2011;7(2):91.

Ardani, I & Handayani S. Stigma terhadap Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) sebagai Hambatan Pencarian Pengobatan?: Studi Kasus pada Pecandu Narkoba Suntik di Jakarta. Bul Penelit Kesehat. 2017;45(2):81–8.

Iram BM, Andi S. Peran Keluarga dan Lingkungan Terhadap Psikososial Ibu Usia Remaja. Kesehat Reproduksi. 2017;8(2):1–11.

Itriyati F, Asriani D. Agensi dan Negosiasi Remaja Hamil dalam Menghadapi Stigma dan Hambatan-hambatan dalam Kehidupannya di Kota Yogyakarta. Stud PEMUDA. 2014;3(2):73–88.

Sloan K. Teenage Mothers, Stigma and Their “Presentations of Self.” Sociol Res Online. 2009;19(1):1–21.

Southorn D. “ I ’ m Just a Young Mother ”. University of Otago; 2016.

Diener, E., Oishi, S., & Lucas RE. National accounts of subjective well-being. Am Psychol. 2015;70(3):234–42.

Diener E, Chan MY. Happy People Live Longer: Subjective Well-Being Contributes to Health and Longevity. Appl Psychol Heal Well-Being. 2011;3(1):1–43.

Olivari MG, Confalonieri E, Ionio C. Italian psychologists’ and midwives’ perceptions of the pregnant teen: A qualitative study. J Reprod Infant Psychol. 2011;29(4):343–53.

Hanum SMF. Dampak Psikologis Pada Kehamilan Remaja (Studi Eksplorasi Di Desa Watutulis Prambon Sidoarjo). J Kebidanan Midwiferia. 2016;1(2):93–104.

Wati M. Identifikasi Penyesuaian Sosial Remaja Yang Menikah Akibat Hamil Di Luar Nikah Di Kecamatan Jetis. J Mol Biol. 2015;301(5):1163–78.

Mufdlilah RA&. Analisis Dampak Pernikahan Dini Pada Remaja Putri Di Desa Sidoluhur Kecamatan Godean Yogyakarta “Temu Ilmiah Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat.” J Keperawatan. 2016;9.

Dian S. Stigma Sosial Terhadap Penderita Hiv/Aids Di Rumah Singgah Moderamen Gbkp (Study Deskriptif Pada Rumah Singgah Moderamen Gbkp ). 2017. p. 1–101.

Kesuma AK& DT. Kronis yang menjalani Hemodialisa. J Psikol Klin dan Kesehat Ment [Internet]. 2013;02(03):7–16. Available from: http://journal.unair.ac.id/strategi-coping-pada-family-caregiver-pasien-gagal-ginjal-kronis-yang-menjalani-hemodialisa-article-8761-media-51-category-10.html

Boyatzis RE. Transforming Qualitative Information: Thematic Analysis and Code Development. 1998. 1–184 p.

Mirna. Remaja Putus Sekolah Akibat Hamil Pranikah (Studi Kasus di Kecamatan Ponrang Selatan Kabupaten Luwu). 2019.

Nurul AI. Konsep Diri Mahasiswa Hamil Pranikah (Studi Kasus pada Mahasiswa Perguruan Tinggi di Yogyakarta). Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga; Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora. 2015;15–50.

Proboastiningrum FD. Studi Kasus Penyesuaan Diri dan Sosial Remaja Hamil Diluar Nikah. E-Journal Bimbingan dan Konseling. 2016;98–107.

Abineno M.S.B. Strategi Coping Remaja Hamil Pranikah Dalam Menghadapi Perubahan Sebagai Ibu. Universitas Sanata Dharma; Fakultas Psikologi. 2018;166–72.

Matjene P.B & Mokgatle M.M. Teenage Mothers Experiences Of Pregnancy And Child Rearing – A Qualitative Survey In Tshwane District , Gauteng In South Africa. Sefako Makgatho Health Sciences University. 2017;60–74.

Fajriyah & Hermien Laksmiwati. Subjective Well-Being Pasangan Menikah karena Hamil. Character. 2014;3(2):1–9.

Published

2024-11-14

How to Cite

Stigma Diri dan Subjective Well-Being pada Remaja yang Melahirkan Di Usia Dini Di Kota Ambon. (2024). Jurnal Sains Dan Kesehatan, 2(3). https://jsk.ff.unmul.ac.id/index.php/JSK/article/view/147