Formulasi dan Uji Aktivitas Antioksidan dan SPF (Sun Protection Factor) Serum Ekstrak Etanol Kulit Pisang Raja (Musa paradisiaca L)

Authors

  • Jumarti Suhaela Program Studi Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Megarezky, Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia Author
  • Mirfaidah Nadjamuddin Program Studi Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Megarezky, Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia Author
  • Muh Ikhsan Amar Program Studi Ilmu Komputer, Institut Teknologi Bacharuddin Jusuf Habibie, Parepare, Sulawesi Selatan, Indonesia Author
  • Wahyuni Wahyuni Program Studi Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Megarezky, Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia Author

Keywords:

Antioksidan, fosfomolibdat, kulit pisang raja, serum, Sun Protection Factor (SPF)

Abstract

Kulit Pisang Raja (Musa paradisiaca L) mengandung saponin, polifenol, tanin, flavonoid dan terpenoid yang merupakan senyawa metabolit sekunder yang memiliki aktivitas antioksidan. Antioksidan merupakan zat kimia yang dalam kadar tertentu dapat mencegah kerusakan oksidatif dan melindungi sel dari resiko radikal bebas, yang merupakan jenis senyawa fenolik seperti flavonoid. Tujuan Penelitian untuk mengetahui ekstrak etanol kulit pisang raja (Musa paradisiaca L) dapat diformulasikan kedalam bentuk sediaan serum yang stabil secara fisika dan kimia, dan mengetahui total aktivitas antioksidan serum ekstrak etanol kulit pisang raja (Musa paradisiaca L) serta nilai Sun Protection Factor. Metode penelitian eksperimental secara in vitro dengan menggunakan spektrofotometer UV-Vis, ekstraksi dengan metode maserasi menggunakan etanol 96%, lalu dibuat formulasi sediaan serum dengan konsentrasi F1 (5%), F2 (10%), F3 (15%). Kemudian diuji aktivitas antioksidan dengan metode Fosfomolibdat. Hasil penelitian diperoleh total aktivitas antioksidan serum ekstrak etanol kulit pisang raja F1(5%) 80,2232 mgQE/mL, F2(10%) 132,6691 mgQE/mL, F3(15%) 183,6267 mgQE/mL dan ekstrak kulit pisang raja (Musa paradisiaca L) dapat dibuat dalam bentuk sediaan serum sebagai antioksidan, serta nilai SPF F1(5%) 3 (proteksi minimal), F2(10%) 5 (proteksi sedang), F3(15%) 4 (proteksi minimal) dan K+ 3 (proteksi minimal). Total aktivitas antioksidan yang paling tinggi diperoleh dari formula (15%) yaitu 183,6267 mgQE/mL serta nilai SPF yang paling baik diperoleh dari formula (10%) dengan kategori proteksi sedang.

References

F. A. Heriani, “Antioxidant Activity of Uli Banana Peel Extract (Musa x Paradisiaca L. AAB),” Stannum J. Sains dan Terap. Kim., vol. 3, no. 2, pp. 64–68, 2021, doi: 10.33019/jstk.v3i2.2386.

Y. Bahar, F. S. K, and U. Lestari, “Penentuan Nilai Sun Protection Factor ( SPF ) Ekstrak Etanol Daun Jeruju ( Acanthus Ilicifolius L .) secara In Vitro,” Indones. J. Pharma Sci., vol. 3, no. 2, pp. 91–96, 2021.

F. Ahmad, S. Ningrum Ratna Ningsih, and N. Yuniarsih, “Aktivitas Antioksidan Serum Gel dari Ekstrak Biji Asam Jawa (Tamarindus indica L) sebagai Penangkal Radikal Bebas dan Pencerah Wajah,” J. Heal. Sains, vol. 3, no. 6, pp. 798–803, 2022, doi: 10.46799/jhs.v3i06.509.

K. Maesaroh, D. Kurnia, and J. Al Anshori, “Perbandingan Metode Uji Aktivitas Antioksidan DPPH, FRAP dan FIC Terhadap Asam Askorbat, Asam Galat dan Kuersetin,” Chim. Nat. Acta, vol. 6, no. 2, p. 93, 2018, doi: 10.24198/cna.v6.n2.19049.

Muhammad Fadhil Safari, Vinda Maharani Patricia, and Livia Syafnir, “Penelusuran Pustaka Kandungan Senyawa dari Ekstrak Kulit Pisang Raja (Musa paradisiaca var raja) dan Kulit Pisang Cavendish (Musa cavendishii) dalam Beberapa Aktivitas Farmakologi,” Bandung Conf. Ser. Pharm., vol. 2, no. 2, 2022, doi: 10.29313/bcsp.v2i2.4714.

J. Pusmarani, U. Ulfa, C. Dewi, and N. H. Nasir, “Aktivitas Antioksidan Fraksi Air, Etil Asetat dan N-Heksan Kulit Pisang Raja (Musa paradisiaca var. Sapientum),” J. Mandala Pharmacon Indones., vol. 8, no. 2, pp. 275–283, 2022, doi: 10.35311/jmpi.v8i2.252.

S. R. Jami’ah, M. Ifaya, J. Pusmarani, and E. Nurhikma, “Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Metanol Kulit Pisang Raja (Musa Paradisiaca sapientum) Dengan Metode DPPH (2,2-Difenil-1-Pikrilhidrazil),” J. Mandala Pharmacon Indones., vol. 4, no. 1, pp. 33–38, 2018, doi: 10.35311/jmpi.v4i1.22.

R. Harjanti and A. Nilawati, “Aktivitas Antioksidan dan Potensi Tabir Surya Serum Ekstrak Terpurifikasi Daun Wangon (Olax psittacorum (Willd.) Vahl.),” J. Farm. Indones., vol. 17, no. 1, pp. 18–28, 2020, doi: 10.31001/jfi.v17i1.779.

R. Rahmatunnisa, D. D. Indriatmoko, and S. N. Stiani, “Formulasi Sediaan Kosmetika Perona Mata Dengan Menggunakan Ekstrak Ubi Jalar Ungu (Ipomoea batatas (L.) Lam) Sebagai Pewarna Alami,” J. Med. Sains, vol. 2, no. 1, pp. 36–50, 2022.

Ditjen POM (1985). Formula Kosmetika Indonesia. Poltekkes Kemenkes Jakarta

S. Sutjahjokartiko, “Pengaruh Konsentrasi Pengawet DMDM Hydantoin Terhadap Karakteristik, Stabilitas Fisika & pH pada Water Based Pomade yang Mengandung Ekstrak Aloe Vera,” J. Ilm. Mhs. Univ. Surabaya, vol. 6, no. 2, p. 553, 2017.

V. Nopiyanti, R. Harjanti, and S. Aisiyah, “Penentuan Nilai SPF pada Serum Fraksi Etil Asetat Ekstrak Etanol Kelopak Bunga Rosela (Hibiscus sabdarifa L.),” J. Pharm., vol. 11, no. 1, pp. 1–6, 2022.

A. Y. Kurniawati and E. D. Wijayanti, “Karakteristik Sediaan Serum Wajah dengan Variasi Konsentrasi Sari Rimpang Temu Giring (Curcuma heyneana) Terfermentasi Lactobacillus bulgaricus,” Akad. Farm. Putra Indones. Malang, pp. 1–11, 2018.

Ditjen Kefarmasian (2017). Farmakope Herbal Indonesia. Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

I. Alwi, “Kriteria Empirik Dalam Menentukan Ukuran Sampel,” J. Form., vol. 2, no. 2, pp. 140–148, 2012.

N. Lumentut, H. J. Edi, and E. M. Rumondor, “Formulasi dan Uji Stabilitas Fisik Sediaan Krim Ekstrak Etanol Kulit Buah Pisang Goroho (Musa acuminafe L.) Konsentrasi 12.5% Sebagai Tabir Surya,” J. MIPA, vol. 9, no. 2, p. 42, 2020, doi: 10.35799/jmuo.9.2.2020.28248.

Y. D. Mardhiani, H. Yulianti, D. Azhary, and T. Rusdiana, “Formulasi dan Stabiltas Sediaan Serum dari Ekstrak Kopi Hijau (Coffe Canephora),” Indones Nat Res Pharm J, vol. 2, no. 2, pp. 19–33, 2018.

G. Warsi; Puspitasari Fakultas Farmasi and U. Ahmad Dahlan, “Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol dan Fraksi Etil Asetat Daun Kemangi (Ocimum basilicum L.) dengan Metode Fosfomolibdat,” J. Farm. Dan Ilmu Kefarmasian Indones., vol. 4, no. 2, pp. 67–73, 2017, [Online]. Available: https://e-journal.unair.ac.id/JFIKI/article/view/8267

E. Yulianti, A. Adelsa, and A. Putri, “Penentuan nilai SPF (sun protection Factor) ekstrak etanol 70% temu mangga (Curcuma mangga) dan krim ekstrak etanol 70% temu mangga (Curcuma mangga) secara in vitro menggunakan metode spektrofotometri,” Maj. Kesehat. FKUB, vol. 2, no. 1, pp. 41–50, 2015.

Published

2024-11-14

How to Cite

Formulasi dan Uji Aktivitas Antioksidan dan SPF (Sun Protection Factor) Serum Ekstrak Etanol Kulit Pisang Raja (Musa paradisiaca L). (2024). Jurnal Sains Dan Kesehatan, 5(6), 915-924. https://jsk.ff.unmul.ac.id/index.php/JSK/article/view/404