Pemanfaatan Limbah Pati Kulit Pisang (Musa paradisiaca) sebagai Bahan Pengikat Granul Parasetamol dengan Metode Granulasi Basah
Utilization of Waste Banana Peel Starch (Musa paradisiaca) as a Binder Materialfor Paracetamol Granules Using Wet Granulation Method
Keywords:
Granul, Kulit buah pisang kepok, Pati, ParasetamolAbstract
Pati atau amilum merupakan karbohidrat yang dapat digunakan sebagai bahan pengikat pada sediaan farmasi. Parasetamol memiliki sifat alir dan kompaktibilitas yang buruk dengan bentuknya yang kristal, maka perlu dibuat granul dengan metode granulasi basah dengan pati sebagai pengikatnya. Penelitian ini menggunakan limbah kulit pisang (Musa paradisiaca) sebagai sumber pati. Tiga formula sediaan granul (F1, F2, dan F3) dibuat menggunakan metode granulasi basah dengan pati limbah kulit buah pisang sebagai pengikat dengan konsentrasi 5% (F1), 8% (F2), dan 10% (F3) b/v. Hasil penelitian menunjukan bahwa uji kualitas granul meliputi pengujian kadar lembab, laju alir, sudut diam, dan indeks kompresibilitas, dengan hasil uji kadar lembab granul 3,52%, laju alir granul 4,8 detik, sudut diam 37,7°, dan indeks kompresibilitas 10% memenuhi parameter sediaan granul yang baik.
References
Rowe, R.C. et Al. (2009). Handbook Of Pharmaceutical Excipients, 6th Ed, The Pharmaceutical Press, London.
Laksmita, Meirisa Mona and , Gunawan Setiyadi, M.Sc., Apt (2017) Pengaruh Perbedaan Penggunaan Bahan Penghancur Pati Pisang Kepok (Musa paradisiaca var ABB) Pregelatinasi dan Explotab terhadap Sifat Fisik dan Disolusi Tablet Parasetamol. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Gunawan, I dan A.R. Palupi (2012). Taksonomi Bloom–revisi ranah kognitif: kerangka landasan untuk pembelajaran, pengajaran, dan penilaian. Jurnal Premiere Educandum.
Bender, D.A. and A.E. Bender. (1999). Benders’ Dictionary of Nutrition and Food Technology. Woodhead Publishing Ltd. Cambridge.
Siregar, C.J.P., dan Wikarsa, S., 2010, Teknologi Farmasi Sediaan Tablet Dasar-Dasar Praktis, Penerbit Buku Kedokteran EGC, Jakarta.
Voigt, R., 1995, Buku Pelajaran Teknologi Farmasi, Terjemahan S. Noeronodan M. S. Reksohardiprojo, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.
Carstensen, J.T., and Chan, P.C., 1977, ‘Flow Rate And Repose Angles Of Wet Processed Granulations’, Journal Pharmaceutical Science, vol.66.
Banker, G.S. dan N.R. Anderson, 1994, ‘Tablet’, in: Lachman. L., Herbert. A.,Lieberman, Josep L. Kanig (Eds.). Teori dan Praktek Farmasi Industri, edisi ketiga, jilid 2. Penerjemah: Suyatni, S., Universitas Indonesia Press, Jakarta.
Rori WM, Paulina VYY, dan Sri S. 2016. Formulasi Dan Evaluasi Sediaan Tablet Ekstrak Daun Gedi Hijau (Abelmoschus manihot) Dengan Metode Granulasi Basah. PHARMACON Jurnal Ilmiah Farmasi-UNSRAT Vol. 5 No. 2.
Chandira R.M., Bhowmik D., Yadav R., Jayakar B. and Kumar K.P.S., 2012, Formulation and Evaluation The Oral Tablets Ibuprofen, The Pharma Inovation, 1 (9), 32–43.
Aulton, M. E., 2002, Pharmaceutics The Science of Dosage Form Design Second Edition 530, ELBS Fonded by British Govenment.


